It’s The Real World
Dari salah satu sudut pandang, hidup di bumi tak lebih dari urusan mengisi perut, korup, kehormatan.
Benar adanya bahwa dunia adalah penjara bagi orang-orang mukmin dan surga bagi orang-orang yang lalai. Golongan mana kita?
Cerita Langit
Para makhluk Tuhan bernaung dibawahnya, tak terkecuali gugusan bintang dan rembulan di angkasa. Disaksikannya zaman-zaman berlomba dengan waktu, atau bumi yang kian cepat berputar dan tergerus dimakan usia.
Alam semesta yang mahaluas telah diciptakanNya dengan sempurna. Tak jarang anugerah itu disalah tafsirkan oleh manusia-manusia di bumi. Ia pun menjadi bagian skenario Tuhan ketika mereka binasa dan tak sempat menebus dosa-dosanya. Ia sering berusaha lepas dengan melihat rerumputan hijau yang di atasnya terdapat domba-domba serta gembalanya menari dan berlari menikmati suguhan alam diiringi alunan suara yang syahdu. Semuanya berpadu dalam ayat-ayat Tuhan di semesta milikNya. Maka semua alam akan bertasbih dan terangkai khusyuk di malam hari.
Andai ia langit ke tujuh, akan disambutnya kedatangan Muhammad dari bumi ketika melakukan Mi’raj. Ia juga turut mengantar malaikat-malaikat yang akan turun ke bumi membawa tugas dari Tuhannya. Tetapi ia hanya langit pertama dan perintis dari semua langit, masih banyak langit di atasnya. Tak jelas batas itu berada.
Jalan-jalan Sore di Pameran Mainan
Syukurlah saya sudah besar ketika datang ke pameran ini. Syukur juga saya nggak membawa keponakan yang masih kecil. Kalau tidak, kemungkinan besar uang belanja sebulan akan habis secepat saya makan ketika kelaparan.
Tanggal 4 sampai 6 kemarin di Bee Mall diadakan pameran hobi dan mainan, di spanduknya ditulis dalam bahasa Inggris, Hobbies and Toys Fair. Mulai dari action figure, aeromodelling, anime, komik, kereta model, dan lain-lain dengan desain yang bagus berjajar menggoda di sepanjang lantai dasar mall ini. Yang menarik perhatian saya adalah miniatur kereta yang terletak di bagian sudut ruangan. Kereta model ini sangat kelihatan real dan detil dengan background pegunungan yang mendukung suasana. Kereta yang api yang mungil.
Saya jadi teringat film Toy Story ketika melihat action figure di kotak, mainan yang hidup dan bergerak, ketika Buzz tidak sadar bahwa dirinya adalah mainan dan dengan angkuhnya ia berusaha terbang sambil mengucap ”To infinitive…in beyond..!!”
Waktu masih kecil, action figure yang banyak saya kumpulkan adalah tokoh-tokoh Dragon Ball. Kalau dibelikan mainan baru, mainan itu akan saya ’keloni’ atau dibawa sampai tidur, biasanya saya letakkan di dekat kepala supaya bisa dilihat-lihat. Paginya, ia sudah pindah, ke kaki, jatuh dari tempat tidur, bahkan sampai ketimpa tubuh..untunglah saya nggak ngompol..

