Sepanjang jalan Siliwangi ramai akan daun gugur. Ada yang masih terbang, kemudian jatuh dan menumpuk di tepi jalan menjadi gundukan lalu berbaris berwarna kuning keemasan. Kalau selama ini langit pagi selalu kelabu, tidak dengan sekarang. Gumpalan awan nampak cerah karena matahari bersinar pijar sampai ke bumi.
Manusia-manusia akan mengeluh dan mengeluh, “hareudang pisan”, pikirku.
Musim panas akhirnya tiba di Bandung. Meninggalkan musim dingin yang panjang.



