Para makhluk Tuhan bernaung dibawahnya, tak terkecuali gugusan bintang dan rembulan di angkasa. Disaksikannya zaman-zaman berlomba dengan waktu, atau bumi yang kian cepat berputar dan tergerus dimakan usia.
Alam semesta yang mahaluas telah diciptakanNya dengan sempurna. Tak jarang anugerah itu disalah tafsirkan oleh manusia-manusia di bumi. Ia pun menjadi bagian skenario Tuhan ketika mereka binasa dan tak sempat menebus dosa-dosanya. Ia sering berusaha lepas dengan melihat rerumputan hijau yang di atasnya terdapat domba-domba serta gembalanya menari dan berlari menikmati suguhan alam diiringi alunan suara yang syahdu. Semuanya berpadu dalam ayat-ayat Tuhan di semesta milikNya. Maka semua alam akan bertasbih dan terangkai khusyuk di malam hari.
Andai ia langit ke tujuh, akan disambutnya kedatangan Muhammad dari bumi ketika melakukan Mi’raj. Ia juga turut mengantar malaikat-malaikat yang akan turun ke bumi membawa tugas dari Tuhannya. Tetapi ia hanya langit pertama dan perintis dari semua langit, masih banyak langit di atasnya. Tak jelas batas itu berada.


weh weh mok…. klo aing punya cerita bumi, cerita laut, dan lain sebagainya……… LOL